Pada awalnya, lensa kontak memang dibuat dari
bahan yang rigid/kaku. Maka lensa kontak tersebut sering disebut dengan hard
contact lens. Kaca lah material yang dipakai sebagai bahan lensa kontak pada
saat awal diperkenalkan, sekitar tahun 1887. Baru pada sekitar tahun 1936,
plastik mulai diperkenalkan sebagai bahan pembuatan lensa kontak. Soft lens dan
hardlens memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.
Saat ini softlens lah yang lebih dominan di
kalangan masyarakat.
Mengapa? karena harganya yang tidak begitu mahal, lebih
nyaman di pakai, dan modelnya bervariasi sehingga dapat mempercantik mata.Namun,
kita tetap harus berhati-hati jika menggunakan lensa kontak karena dapat
merusak mata. Salah satu contohnya adalah banyak terjadi kebutaan permanen
yang disebabkan oleh pemakaian softlens di hawa panas. Hawa panas sangat
mudah untuk membuat softlens yang terbuat dari plastik tipis ini mencair.
Saat
mencair, secara otomatis cairan plastik softlens yang panas tersebut masuk
kemata dan merusak jaringan mata. Softlens yang mencair tersebut pun
merekat kencang pada mata dan sangat sulit untuk dilepaskan. Sehingga orang
yang mengalami kejadian mengerikan seperti ini sudah dapat dipastikan buta
permanen.
Hal-hal yang
harus diperhatikan dalam penggunaan kontak lens:
- Jangan terlalu lama memakai lensa kontak
Lensa
kontak menghambat oksigen untuk mata Anda. Jika Anda memakainya semalaman atau
lebih lama dari yang diresepkan oleh dokter mata, Anda meningkatkan risiko ulkus
kornea yang dapat menyebabkan kebutaan.
-
Usahakan menggunakan softlens yang berkadar air tinggi Untuk softlens dengan kadar air yang rendah, menyebabkan mata terasa
cepat kering. Oleh sebab itu, pilihlah softlens dgn kadar air yang tinggi.
- Perhatikan tanggal kadaluarsa
Seperti yang
di beritakan dalam jurnal kesehatan bahwa Softlens dengan masa aktif yang lama
akan semakin mudah kotor. Di USA pada umumnya masyarakat di sana memakai yang
memiliki masa aktif 1-2 minggu, di Europe masyarakatnya kebanyakan lebih
memilih yang masa aktifnya sebulan, sedangkan di Negara kita sendiri kebanyakan
memilih softlens yang tahunan. Penggunaan softlens disposable/sekali pakai
adalah yang paling baik dan paling disarankan oleh ahli kesehatan mata.
- Selalu membawa obat tetes mata
Ketika
mata Anda terlalu kering karena lensa kontak menutupi permukaan mata dan
membatasi oksigen, banyak pemakai mengalami mata kering sekarang dan kemudian.
Kekeringan dapat menjadi lebih buruk dalam situasi tertentu, seperti di pesawat
terbang, dalam iklim kering, saat mengambil antihistamin, atau setelah minum
alkohol. Bawalah obat tetes mata yang dianjurkan dan sering berkedip untuk
menjaga kadar air dalam mata.
- Selalu
menjaga kebersihan softlens dan tempat penyimpanan softlens.
Acanthamoeba
Catellani ini merupakan bakteri yang bisa berkembang di air yang
terkontaminasi.
kontaminasi ini biasa terjadi pada tempat penyimpanan softlens Anda.
Soflens
tidak cocok untuk orang yang jorok dan tidak rajin, karena softlens harus selalu
bersih dan hal itu memang butuh perhatian lebih pada saat perawatannya.
Bagi kalian
yang mempunyai niatan untuk mulai memakai softlens. Sebaiknya anda mengetahui
keuntungan dan kerugian serta manfaat dan bahaya menggunakan softlens.
