Selasa, 12 Februari 2013

Bahaya Lensa Kontak (Softlens) bagi Mata


     Pada awalnya, lensa kontak memang dibuat dari bahan yang rigid/kaku. Maka lensa kontak tersebut sering disebut dengan hard contact lens. Kaca lah material yang dipakai sebagai bahan lensa kontak pada saat awal diperkenalkan, sekitar tahun 1887. Baru pada sekitar tahun 1936, plastik mulai diperkenalkan sebagai bahan pembuatan lensa kontak. Soft lens dan hardlens memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing.
    
      Saat ini softlens lah yang lebih dominan di kalangan masyarakat.
 Mengapa? karena harganya yang tidak begitu mahal, lebih nyaman di pakai, dan modelnya bervariasi sehingga dapat mempercantik mata.Namun, kita tetap harus berhati-hati jika menggunakan lensa kontak karena dapat merusak mata. Salah satu contohnya adalah banyak terjadi kebutaan permanen yang disebabkan oleh pemakaian softlens di hawa panas. Hawa panas sangat mudah untuk membuat softlens yang terbuat dari plastik tipis ini mencair.
Saat mencair, secara otomatis cairan plastik softlens yang panas tersebut masuk kemata dan merusak jaringan mata. Softlens yang mencair tersebut pun merekat kencang pada mata dan sangat sulit untuk dilepaskan. Sehingga orang yang mengalami kejadian mengerikan seperti ini sudah dapat dipastikan buta permanen.

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan kontak lens:

-  Jangan terlalu lama memakai lensa kontak
    Lensa kontak menghambat oksigen untuk mata Anda. Jika Anda memakainya semalaman atau lebih lama  dari yang diresepkan oleh dokter mata, Anda meningkatkan risiko ulkus kornea yang dapat menyebabkan kebutaan.

-  Usahakan menggunakan softlens yang berkadar air tinggi                                                                Untuk softlens dengan kadar air yang rendah, menyebabkan mata terasa cepat kering. Oleh sebab itu, pilihlah softlens dgn kadar air yang tinggi.

- Perhatikan tanggal kadaluarsa                                                                                      
  Seperti yang di beritakan dalam jurnal kesehatan bahwa Softlens dengan masa aktif yang lama akan semakin mudah kotor. Di USA pada umumnya masyarakat di sana memakai yang memiliki masa aktif 1-2 minggu, di Europe masyarakatnya kebanyakan lebih memilih yang masa aktifnya sebulan, sedangkan di Negara kita sendiri kebanyakan memilih softlens yang tahunan. Penggunaan softlens disposable/sekali pakai adalah yang paling baik dan paling disarankan oleh ahli kesehatan mata.

-  Selalu membawa obat tetes mata
    Ketika mata Anda terlalu kering karena lensa kontak menutupi permukaan mata dan membatasi oksigen, banyak pemakai mengalami mata kering sekarang dan kemudian. Kekeringan dapat menjadi lebih buruk dalam situasi tertentu, seperti di pesawat terbang, dalam iklim kering, saat mengambil antihistamin, atau setelah minum alkohol. Bawalah obat tetes mata yang dianjurkan dan sering berkedip untuk menjaga kadar air dalam mata.

-  Selalu menjaga kebersihan softlens dan tempat penyimpanan softlens.
   Acanthamoeba Catellani ini merupakan bakteri yang bisa berkembang di air yang terkontaminasi. kontaminasi ini biasa terjadi pada tempat penyimpanan softlens Anda.

Soflens tidak cocok untuk orang yang jorok dan tidak rajin, karena softlens harus selalu bersih dan hal itu memang butuh perhatian lebih pada saat perawatannya.

Bagi kalian yang mempunyai niatan untuk mulai memakai softlens. Sebaiknya anda mengetahui keuntungan dan kerugian serta manfaat dan bahaya menggunakan softlens.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar