"oik..." panggil mama dari bawah
"iya ma bentar oik ke bawah" kta oik, oik segera kelar dari kamarnya dan menuruni satu persatu anak tangga.
"uda mam" kta oik, setelah menemui mama nya
"lama amat ik"
"hehe biasa ma"
"dasar anak mama ini, yauda ayo kita ke bandara, jmput anaknya teman mama"
"hayu" lalu oik dan mama masuk ke mobil yg dikendarai oleh sopir
@bandara
mama oik celingak celinguk mencari anak temannya yang baru pulang dari ausie itu
"mana sih mah orangnya?" tny oik
"ga tau mama juga ini lg nyari, bentar deh mama telpon" lalu mama mengambil hp dr tasnya
"halo kka"
"kamu dimana?"
"yasudah, cepat ya, tante pake baju kuning dan anak tante pake T-shirt biru, tante di.." belum selesai mama oik menyeutkan tempat nya
"tanteee...." teriak seseorang, mama oik dan oik menoleh ke sumber suara, dan anak itu menghampiri mama dan oik
"cakka?"
"iya tan ini cakka anaknya bunda ida" kta anak yg brnama cakka itu
"uda besar yah" kt mama
"yaiyalah tan, masa mau kecil mulu"
"eh iya ik ini anak teman mama suka ceritain itu lohh" oik mengangguk
"cakka ini anak tante namanya oik" lalu oik dan cakka bersalaman
"Cakka"
"Oik"
"yauda ngobrolnya kita lanjutin nanti aja, sekarang kita pulang dulu" kta mama, keduanya mengangguk
@oik's house
"loh ma ko cakka ikut ke rumah kita juga?"
"cakka akan tinggal bersama kita sampai ayah dan bunda nya selesai tugas"
"ooo,, oik ke atas"
"iya"
"cakka kamar kamu d sebelah kamar oik, ikutin oik sana"
"iya tan makasi" lalu cakka mengikuti oik yg sudah jauh lebih dulu ke kmar y
setelah di dpan pintu kamar, cakka bingung kamarnya yang mana, karena td ia tidak melihat oik masuk kamar
"kmar gua yg mna ya, ini atau ini" batin cakka
"ini kali ya, kan tadi oik ke kamar yg itu" kta cakka sambil menunjuk kmar yg ad d dpn y, lalu dg perlahan cakka membuka pintunya
ckreeeekkkkkkkkkkkk
"huaaaaaaaaaa,,,, CAKKAaaaaa" teriak oik dr dlm kamar, yg ternyata sedang ganti pakaian, lalu cakka buru buru membalikan badan dan menutup pintunya
"aduh mampus gue" batin cakka. dan oik keluar dr kmarnya
"cakka, ngapain lu masuk ke kamar gue" kta oik dg nada marah
"ehh,,,itu,,mhh gua kira ini kamar gua, soalnya kta mama lu kamar gua di sebelah kamar lu"
"lu ga bisa baca yah" msih marah
"siapa bilang?" kta cakka dg nada tak terima
"gue barusn, ini kan ada bacaannya 'OIK CAHYA R'" kta oik sambil menunjuk nunjuk gantungan nama yg tertempel d pintu kamarnya
"oh iya ya, knp gua ga liat kesitu" kta cakka polos
"tp tenang ik gua ga liat sama sekali ko" lanjut cakka
"ga liat apa emang?"
"ga liat lu ganti baju"
"CAKKA" kt oik geram
"kty lu gak liat tp lu tau, gmn siihh"
"hehe pisss,,, dikit doang kok"
"cakkaaaa,...." lalu cakka kabur ke kamar y yg bnar
skip
-------------------------------------------------------------------------------------------------
"oik cakka makan malam dlu sayang" lalu oik dan cakka kluar dr kamarnya
"weeekkkk :P" oik melet" sma cakka ktika mreka kluar brsamaan dr kmar, dan oik langsung ngacir ke meja makan.
"dasar aneh" kta cakka
@ ruang / meja makan
"hoshh,,hoshh" oik ngos ngosan
"km knp ik? kyak abis dikejar setan aja" kt mama
"bkn d kejar tp ktemu" kt oik ngasal
"ada ada saja kamu ini ik, cakka y mna?"
"ini tante" kta cakka yg tiba tiba datang
"tuh kan bner kta oik, dia itu..."
"husssh" kt mama
"buktinya datang tiba-tiba"
"wooo dendam wooo" kt cakka
"sudah-sudah kalian ini knp sih? lebih baik skrg kita makan" kt mama
ketika sedang makan, mama oik membuka pembicaraan
"mhh kka buat besok smuanya uda d siapin?"
"emmm uda ko tan"
"emang si cakka besok mau ngapain?"
"mau ngintipin orang" jwb cakka ngasal
"cakka cakka sama aja sama oik, klo ngomong ska ngasal" kt mama
"jgn samaain aku sma dia" kta CAIK barengan, cakka nenunjuk oik dg sendok, oik dg garpu
"hehhhh,,, udah ah kayak anak kcil kalian ini" kt mama
"besok cakka skola"
"skola dmn?" tny oik, sambil meneguk sgelas air
"bareng sma kamu lah" kta mama
"uhukk,,uhhuukkk,,," oik menyemburkan air y dan hampir mngenai cakka
"nyelow dong massss" kta cakka
"mas,,mas mta lu emas"
"udah cakka oik, lagian kamu sih ik, kalo minum pelan pelan" kt mama
"sekolah bareng cakka?" kt oik dg nada tak terima (?)
"iya sayang" kt mama
"jd dia skola d SMA Global Persada jg mam"
"iya, tapi dia kelas Xl" jelas mama
"Xl? lebih tua dr aku dong?" tanya oik
"ngga kita sama, cuma waktu gua SMP di sana gua aksel" jelas cakka
"oh, pinter dong lu?" tnya oik
"ya gitudeh hahaha" kta cakka bangga
^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^
tok,,tok,,tok cakka mengetuk pintu kamar oik
"ik uda belum?"
"iya,,iya bentar, ini gua uda" lalu oik keuar dr kamar y
"yook" kta oik, lalu mereka kebawah bersamaan
ketika melewati ruang makan
"oik,cakka ga sarapan dulu?" tanya mama oik
"ngga ma"
"ngga tante"
"oh yauda hati-hati ya"
"iya ma, aku sama cakka brkt ya"
"iya sayang"
~dalam perjalanan
oik sibuk mengotak atik BB y di dalam mobil
"aduh ini si alvin ga ada kerjaan lain apa, gangguin gua mulu" batin oik
"knp sih ik ko muka y gitu bgt" kt cakka
"ini nih si alvin" jwb oik asal nyeplos
"alvin? siapa tuh ik? cieee" tanya cakka
"hah? pacar? bukan dia ituu,, ada lah orang,anak kelas Xl 2"
"ohaha nyelow aja ik jawab y" kt cakka
"hehe, emg td ga nyelow ya?" tny oik
"engga tadi tuh jwb y ribet bgt haha"
"uda nyampe"
"sip"
saat mereka sedang berjalan di koridor kelas X banyak yg memperhatikan mereka ber-2, maklum
oik yg terkenal sebagai cw dambaan sang ketua osis dan basket di SMA Global Persada dan baru kali ini juga oik terlihat jalan berdua dg cowok tampan yg mungkin smua siswa/i y belum mengenal cakka, ya, karena cakka siswa baru.
~setelah sampai di depan kelas X2
"kka kelas aku yg ini " kta oik sambil menarik lengan cakka
"oh ini, ok, terus kelas aku yg mana?" tnya cakka
"kamu lurus terus, nanti di ujung itu belok kanan nah disitu jajaran kelas Xl cari aja, kelas Xl 2 kan?"
"sip, iya aku ke kelas, thanks ik"
"ok" lalu oik memasuki kelas y dan duduk di sebelah sivia
"eh vi, knp sih pada liatin gua?" tanya oik
"aduh oik, tdi lu sama siapa sih ik?'
"oh itu, cakka"
"cakka? siapa tuh? pacar baru? alvin dikemanain?'
"idih alvin? itu mah kelaut aja, lagian cakka bukan pacar gue ko" jelas oik
"perasaan ko gue baru liat ya?"
"dia baru pindah dr perth, dia jg kk kelas kita lhoo kelas Xl 2"
"iya?"
"wahh sekelas sma alvin dong"
"ish alvin lagi alvin lagi, ko jwb y jd kmn mana sih vi, td gue tanya knp org org pd liatin gue sm cakka?"
"aduh oik, secara gitu lu tuh cw yg diincer sma prince d sekola ini uda ketua osis basket pula" jelas sivia
"terus?"
"gatau ah susah ya ngomong sama oik"
"dasar sivia aneh"
~bel masuk berbunyi
ok kita skip aja ya, kita ke cakka dlu
setelah memperkenalkan diri cakka duduk di bangku yg kosong, dan kebetulan tinggal satu, ya, tepat y di sebelah shilla
"cakka?" sapa shilla ketika cakka baru saja duduk di bangku y
"ah sial ternyata shilla sekolah disini jga,sekelas,sebangku pula" batin cakka
note : dulu waktu SMP cakka dan shilla satu sekolah di Perth International School *ngasal dan karena cakka akselerasi jadi di kelas 8 dia sekelas dg shilla, dan shilla sangat menyukai cakka, dan pada saat kelas 9 shilla pindah ke indo.
~skip
bel plg sekolah telah berbunyi
di kelas Xl 2 sudah sepi hanya tinggal sang ketua kelas yakni alvin dan wakil y shilla, ummm satu lagi deh si anak baru hihi cakka. yg masih membereskan buku
"kka aku seneng bgt bsa ktmu km lag di indo" cakka tak menggubris y
"kamu sekolah disini karena kangen sama aku kan?" tnya shilla
"gak tau malu bgt sih jd cw" kt cakka
"tapi iya kan?"
""idih pede"
"cak aku tuh cinta sama kamu, kamu mau kan....."
"cukup ya shill, uda brp kali sih gue bilang sama lo gue tuh sama sekali ga ada rsa sama lo dan jgn ganggu gue lagi"
"tp cak slama kamu belum pnya pacar ga ada salah y kan aku berusaha?"
"siapa bilang gue ga punya pacar?"
tiba-tiba obrolan bukan obrolan berdebat apalah itu, mereka terpotong
"eh ik" sapa alvin yg melihat oik masuk ke kelas y
"hmm" jwb oik malas
"tumben ke kelas aku mau nemuin aku ya?"
"engga " jwb oik, lalu menghampiri cakka
obrolan alvin dan oik pun dipotong lagi oleh shilla
"siapa? siapa pacar kamu?" tanya shilla dg nada tinggi
"oik, dia PACAR aku" kta cakka dg penekanan pd kta pacar, dan lalu menggenggam tangan oik, oik sendiri pun sontak kaget tapi dia hanya diam karena tangan y sambil di colek gitu sama cakka
"apa oik pacar lo?" kali ini alvin
"iya knp?" tny cakka
"nggak,nggak mungkin" kta shilla
"ga mungkin gimana ini kenyataan y" kt cakka
"ik, bohong kan, kamu ga pacaran kan sama dia?" tnya alvin sambil menunjuk cakka
"aku........
apa ya jawaban oik?
mau tau ga jawaban y oik?
just wait next part :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar