"oik" sebuah suara memanggil nama oik, dan oik menoleh ke sumber suara tentunya
"knp kka?"
"boleh masuk ga aku?"
"engga, pergi kamu" kt oik dg nada jutek y
"huh nona oik mah gitu" lalu cakka berbalik badan
"eh,eh nggak kka bercanda, lagian biasanya jg langsung masuk"
"kan ga sopan"
"oh tau sopan santun toh kamu"
"terserah, jd boleh masuk ga nih?"
"iya, iya" lalu cakka menghampiri oik dkk
"alyssa" kaget cakka(?)
"tuhkan fy bener kt aku kalian uda kenal pasti" kt oik
"kamu kenal deket ga sama ify kka?"
"ify?"
"iya panggilannya ify di sini"
"emh dia, dia,,,
Part 4
"dia sahabat aku ik" potong ify, 'huhhh' cakka bernafas lega
"yap bener kt alyssa, kita sahabatan di sana" oik mengangguk dan membentuk huruf O dimuluty.
"terus kok kayak kaku gitu sih" kt oik
"nggak ya sa" kta cakka, menghampiri ify dan merangkul y, ify sontak kaget
"hah? eh iya,iya, org kita sahabat ya kka"
"oh yauda"
~skip
setelah kawan" oik sudah pergi dr rumah y(?) dan oik pun telah mandi dia menghampiri cakka di kamrnya.
'tok,,,tok,,tok'
"masookk" sahut caka, oik membuka pintu y
"kka"
"hmmm" cakka malah asik main game dg i-pad y.oik menghampiri y di bed
"cakka"
"apaaa?" oik mengambil i-pad yg sedang dimainkan oleh cakka dan mematikan y
"ah oikkkkkk aku lagi main uda mau menang itu" kata cakka, bergegas mengambil i-pad y kembali di tangan oik, tapi oik membelakangkan(?) tangan y
"aku mau ngomong"
"ngomong apa?"
"tapi jawab yg jujur"
"iya" wajah mereka mulai serius
"sebener y hubngan kamu sm ify itu apa?"
"teman"
"jangan bohong"
"sahabat"
"serius cakka"
"ya aku serius sahabat S-A-H-A-B-A-T"
"ga pernah ada hubungan lebih dr sahabat?" cakka menggeleng ragu
"tapi kenpa ya aku ngerasa y pas kamu td dtg muka ify, dan kamu pun berubah derastis terutama ify"
cakka mengangkat bahu y
"udah deh kka jujur aja sama oik"
"kamu pernah pacaran sama ify kaaan?" goda oik
"engga nona oik"
"alah, liat aja muka mu, muka boong tau ga haha"
"kalau kamu pernah pacaran jg gpp ko, kli aja bisa CLBK hihi"
"engga oikkkkk"
"kalau kamu ga jujur I-ped mu buat aku :P" oik memeletkan lidah y, lalu turun dari bed cakka untuk kembali ke kamar y dan tetap membawa I-ped cakka.
"eh iya iya aku cerita" kta cakka, oik yg membelakangi cakka pun tersenyum
"nah gitu dong" oik balik lagi ke bed cakka dan duduk di sebelah y
"aku bukan mantan y ify"
"lah?"
"tapi aku mantan y alyssa"
"sama aja cakkaw"
"terus kenapa tadi ga mau cerita" lanjut oik
"takut kamu marah"
"lho? ngapain aku marah?"
"kan kamu pacar aku"
"itu kan cuma sandiwara cakka, asli y kita cuma berteman atau bersahabat so ngapain aku marah"
"iyaya ngapain oik marah sma gua, org gua cuma pacar boongan y, bego cakka, tapi ko gua ngerasa y oik jealous ya, apa mungkin persaan gua doang" batin cakka
"kka,, cakka"
"eh iya kenapa?"
"lho? piye toh kowe iki"
"ah iya, mhh soal y kita, kita harus mendalami peran itu"
"aduhh hapasih cakka, ko jd ngaco gini, kita sandiwara y cuma di depan temen-temen doang ya kalau kita lagi di rumah dan cuma berdua doang mah jd sahabat"
"ngaco yah? tau ah aku jd bingung ik"
"bingung? bingung kenapa?"
"bingung sama perasaan aku"
"maksud y?"
"maka dr itu aku bingung aku juga ga tau gimana perasaan aku"
"oh mungkin aku ngerti, maksud y kamu masih suka gitu sama ify?"
"engga,engga aku aku uda lama putus sama dia, soal y aku ga bisa LDR an sama alyssa, jd kayak ga punya pacar kalo gitu, mending cari pacar lagi dah" kt cakka, sambil menatap oik
"yeeh tega banget sih haha, jadi perasaan mu gimana?"
"mungkin aku jatuh cinta sama kamu ik, natap mata kamu itu nyaman rasanya, ahhhh masa gua jatuh cinta sama oik sih, ga,,ga,,ga ga boleh" cakka terus bergulat dg fikirannya
"ish cakka dr td bengong mulu" lalu oik mencubit lengan cakka
"a,,a,,a sakit oikkk" cakka memegang tangan oik dan melepaskan y dr lengan y *bingungYa? jadi si cakka ngelepasin tangan oik dr lengan y cakka*
"huh lagian ditanya malah bengong"
"iya,iya maap"
"nanya apa?"
"jadi kalau kamu ga suka sama ify, perasaan mu gmn skrg?"
"ga tau aku jugaaa, maka y td aku tuh bengong lg mikir"
"cieee mikir, mikirin aku ya? haha" goda oik
"ah eng engga" jawab cakka gelagapan
"pede :P" lanjut y. memeletkan lidah y
"yasudah" lalu mereka diem-dieman
"ik.." cakka angkat bicara
"apa?"
"emm kalau seandai y aku suka sama kamu beneran gimana?"
"uda yah kka kamu tuh uda sering bikin suasana kayak gini, ik mau ga jd pacar beneran aku, ik kamu manis ya, ik dan bla...bla..bla jd uda ga mempan sayangkuuuuuuuww"
"ini seriusan oik"
"kmu jg uda sering bilang ini serius, ujung-ujung y cuma mau bikin aku melting atau salting dan kamu tertawa puas"
"yauda terserah kalau kamu ga mau jwb pertanyaan serius aku, tapi,,, kamu naksir ya sama aku?"
"engga wooo"
"terus tadi ngapain nodong-nodong aku buat cerita hubungan aku sama alyssa?"
"karna ify itu sahabat aku cakka"
"kalau aku lg suka sama cw sekarang, kamu jealous ga?"
"engga, ngapain aku jealous? wong kamu bukan siapa-siapa aku"
"yakin?"
"iya"
"yauda aku mau curhat nih kalau kamu ga jealous"
"curhat aja"
"jd gini ik, aku br kenal sm salah stu cw di indo awal y sih aku biasa aja sama dia, tp setelah aku kenal dia bbrapa hari aku ngerasa kayak y ada aku punya perasaan lebih sama dia, aku pingin dia jadi pacar aku" jelas cakka panjang lebar
"terus?"
"kamu punya saran ga?"
"saran? apa ya, kayak y ga ada deh" jwb oik jutek
"saran apa kek masa ga ad sih, gimana supaya aku bisa ngeyakinin dia kalau aku tuh bner-bener cinta sama dia?"
"kamu jgn bikin dia ilfeel dan marah sama kamu, harus bisa bikin dia senyum,tertawa dan bikin hari-hari dia jd lbh berarti dan menyenangkan krn kmu, dan jgn lupa perhatian, itu yg pling pnting, soal y cw itu suka di kasih perhatian lebih, itu sih kalau aku sendiri" jelas oik
"nah itu kan kamu, aku ga nanya kamu oik -__-"
"mungkin sama" kt oik
"okedeh thank you nona manis" kt cakka sembari mencubit kedua pipi oik
"aww sakit cakka"
"hhehe" cakka melepaskan tangan y dr pipi oik
"ish kebiasaan deh suka nyubit pipi aku sakit tau"
"abis lucu sih chubby hehe"
"yauda aku balik ke kamar dlu, nih I-Ped kamu" oik menyerah kan I-ped itu ke tangan cakka.
>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
@kamar oik
"huhhh" oik menghempaskan tubuh y di bed
"si cakka ska sama siapa ya?"
"penasaran gue"
"cepet amat ya dia suka sm cw"
"lho ko gue jd mikirin dia"
"engga, engga gua ga jealous, dan ga mungkin gua jealous sm cakka"
"kalo cakka uda punya cw inceran dan dia berhasil ngegebet cw itu, otomatis gua sama cakka udahan dong sandiwara y"
"itu sih menang dia, gua single dia uda pnya yg baru"
"eh tp dr dlu jg gua single deng haha"
"berarti gua jg harus punya inceran supaya ga kalah sama cakka, tapi siapa ya?"
"masa sih harus alvin"
"ogah deh gua mending single kalau gitu mah"
"eh tapi kalau di liat-liat si cakka ganteng jg ya haha cakka,,cakka"
"lho aduuhhh si cakka knp sih ada di fikiran gue mulu"
oik terus bergulat dg otak y
"ahhhhhh" teriak oik
"pergi pergi dr fikiran gue lo" oik memegang kepala dg kedua tangan y
/p>
@Global Persada shs
di kelas oik dkk
"cieee mantan y cakka" bisik oik tepat di telinga ify, ketika hendak menaruh tas di bangku y. ekspresi ify berubah cengo
"hapasih oik"
"alah iya kannn?"
"engga"
"dia cerita sama aku" kt oik, ify menepuk jidat
"emhh jangan marah ya ik, tenang aja gue uda ga suka kok"
"gua ga marah ify haha, iya iya gue percaya"
"tapi kalo masih suka jg gpp kok hehe" lanjut oik, ify makin cengo
kringgggggg.... bel masuk berbunyi
~skippp
istirahat>>>>>>>>
"kantin yuk" ajak via
"hayu kebetulan aku belum sarapan vi" kata ify
"kayak y gue ga laper deh" kt oik
"yauda temenin kita aja" ajak via
"malesss"
"yehhh oik mah gitu" kt ify
"oik" cakka tiba-tiba dtg mengagetkan mereka
"kebiasaan-__-"
"maaf, kantin yuk"
"ngga deh kka, aku ga laper, kmu sendii aja ya"
"ayo dongg, yahh??" oik tetap menggeleng
"temenin aku makann pleaseee" cakka menggenggam tangan oik
"cakka" mata oik melotot, maksud y jgn bersikap gitu kan ada ify
"iya iya, tapi ke kantin" cakka melepaskan tangan y
"yauda" kt oik, lalu mereka keluar kelas dan menuju ke kantin
"ciee kalo sm pacar y aja mau" ledek via, ify hanya tersenyum kecut, oik menyadari arti senyum ify itu
"apasihhh ini kan terpaksa, abis cakka y maksa mulu" kt oik
"ohaha"
"oh jd terpaksa nih jadinya?"
"iya abis kamu y maksa"
"yauda sana balik lagi"
"enak aja kamu yg td maksa aku, eh skrg nyuruh pergi"
"hehe bercanda sayangg" kt cakka sembari mengacak rambut oik
"kebiasaan kamu kalau ga nyubit pipi,ngacak rambut aku -__-"
"hehe abis gemes sih" lalu cakka menggenggam tangan oik
"ehmm,, kacang,,kacang,,kacang, telur,telur,telur" kt sivia
"knp vi? promosi? kacang telur garuda" kt ify
"bukan itu mereka" kt via mata y menunjuk oik dan cakka yg berjalan di depan y
"biar lah nama y juga org pacaran" kt ify
"tapi perasaan waktu gue jadian sm cakka ga pernah segitu y cakka sama gua, gombalan y, tatapan y sama oik dalem, ga pernah gua liat cakka natap gue kayak gitu,,huhh" batin ify
"pacaran sih pacaran tapi kita jadi kacang" tak sengaja oik mendengar y
"hehe maaf ya, kalian tetep sahabat ku yg paling baik kok"
"ga nyambung kamu ik" kt ify
>>>>>>
@kantin
setelah mereka pesen makanan mereka masing masing dan siap dimakan kecuali oik dia cuma pesen jus jeruk dan mengaduk-aduk y
"makan ik" kt via dan ify
"yaa silakan"
"uda sarapan?" tanya cakka, oik mnggeleng
"kan kamu tau" cakka menepuk jidat
"eh iya, org td kita langsung brkt ya bodoh kau"
"siapa yg bodoh aku? enak aja, kamu tuh"
"belum selesai ngomong y sayang maksud aku bodoh kau cakka"
"ohaha kirain aku bodoh, masa pinter gini di bilang bodoh"
"woooo, pinteran aku kaleee" kt cakka
"eh makan nih aku suapin kamu kan belum sarapan nanti sakit lagi, kalo sakit kan nanti ga ada yg bisa di godain" kt cakka
deghhh,,, sakit sekali hati ify saat mendengar itu
"engga ah"
"ayo donggg, aaaa... nanti aku bilangin mama km loh"
"iya, iya aaaa" oik membuka mulut y
"dasar kamu bisa y ngancam "
"ehmm yg disuapin pacar y, jd envy nih" kt via
"mau vi?" tanya cakka
"hehe.."
"minta sono sama si iel, dia mah sibuk sih kepinteran"
"hihi makasih cakka"
"gabriel via bukan lu"
"woo sama aja, kan gue pacar y, kalau ga ada iel ya gue yg harus makasihin"
"ckck,, via,,via" sahut ify.
'tringgggg' garpu ify terjatuh
"yah jatoh" lirih ify
"apa fy?" tanya oik
"garpu gua hehe"
"biar gue ambilin" kt oik
"ga usah deh ik" kt ify, tp oik uda ngolong aje ke kolong meja y
"ada di depan sepatu km tuh kka" sahut oik, keluar dr kolongan y (?)
"terus?"
"ya kamu ambilin dong, aku ga bisa ambil y ga nyampe, susahhh"
"hehe iya,iya" kali ini giliran cakka yang ngolong untuk mengambil garpu ify itu
"nih ik" setelah cakka berhasil mengambil garpu itu
"kasihin ify" kt oik, sontak cakka memelototi mata oik, oik y malah melet :P
"nih fy" kt cakka, sembari menyodorkan garpu itu
"thanks ya kka, sorry juga nyusahin hehe" kta ify, menerima garpu yg di sodorkan cakka
"sama-sama, ohaha gpp ko fy"
~skipppp~
@TV room (rumah oik)
"cieee yg td ngobrol sm mantan y" ledek oik kpd cakka yg sedang menonton tv sambil ngemil itu
"gara-gara kamu"
"ko aku?" tanya oik, lalu duduk di sofa tepat y sebelah cakka
"kalo kamu ga nyuruh aku ngambil garpu itu, aku gak akan ngobrol sama dia nona oik"
"nah, aku cuma nyuruh kamu ngambilin dan ngasihin garpu itu sm ify, bkn ngobrol, jd bukan salah aku donggg hehe"
"ya terserah lah" ucap cakka
"tumben mau ngalah perdebatan nih anak, biasa y ga mau kalah" batin oik
"mau gak?" tanya cakka lembut.menyodorkan snack yg sedang dimakannya itu
"nggak makasih, nanti ndut lagi cemal-cemil mulu hehe"
"udah lah ga usah muna, org kamu uda ndut" kt cakka, menyimpan camilan itu di samping oik
"enak aja"
"buktinya ini pipi sampai chubby gini" kt cakka sembari mencubit halus kedua pipi oik
"aahh cakka kebiasaan, sakit tau" kt oik, melepaskan tangan cakka dr pipinya
"ini bukan ndut, ini imuttt hihihi" kt oik, menunjuk kedua pipinya
"iya deh imut" cakka menatap oik, oik balas menatap y
"mata kamu cantik ik"
"penuh kehangatan"
"sorot mata yang indah" cakka tersenyum
"kalo aku jatuh di dalam y, gimana ik?"
oik mau jawab apa coba??
tunggu ya part selanjutnya :))
segini dulu yah, maaf kalo ga jlas,kependekan,dan ada salah ketik,
keep coment lah :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar