"kamu manis ya ik" kt cakka
"dr dulu aku tuh emang manis kalii"
"serius ik" cakka menatap oik makin dalam, wajah oik memerah
"hhahapasih cakka" oik melting dibuat y, wajah cakka makin mendekat dg wajah oik tak lebih dr 5cm
"ya tuhan merah pasti ini muka gue, aduhh lagian mau ngapain sih si cakka mana jantung gue ga bisa diajak kompromi lagi" batin oik dan wajah cakka makin mendekat
"pacaran beneran mau gak ik?" tanyacakka, merah padam sudah wajah oik
"seriusan apa ini si cakka, wadoooww jawab apa gua?"
"ga lucu cakka" oik memberanikan diri untuk mengeluarkan suara dg jarak wajah sedekat itu sanggaaatt dekat
"aku serius sayangg, aku rasa aku jatuh cinta sama kamu,do you want to be my REAL girl oik?"
"......" tak ada jawaban dr oik
"ik maukan??"
Part 3
oik malah dag,,dig,,dug ga jelas,, dia bingung mau menjawab apa
"mmm, ehh"
"wakakakakak" cakka malah tertawa terbahak-bahak
"heeuuhhh CAKKA" geram oik, dia mengembungkan pipi y lalu dia menutup wajah y yg sudah seperti kepiting rebus itu dg tangan y.
cakka masih tertawa puas
"aduh oik lucu bgt sihahaha"
"ga lucu tau cakka" oik melepaskan tangan dr mukanya dan memperhatikan tingkah cakka
"aku emg ga lucu, tapi kamu haha lucu bgt, muka kamu ik merahhh bgt haha"
"he,,,he,,,he"
"uda PUAS ketawanya?" tanya oik, eh cakka malah cubit kedua pipi oik yg chubby + merah itu
"udah sayanggg"
"sakit tau" kata oik lalu mendorong cakka
"wehehe marah nih"
"..."
"emang td kamu mau jawab apa sih ik?"
"tau ah"
"wooo gitu aja marah, yauda kita putus" kta cakka lalu, membalik badan *jadi td posisinya caik berhadepan skrg cakka y jd ngebelakangin oik* lama mereka berdiam
"ish ko jadi kamu yg marah sih!!" oik angkat bicara
"...."
"cakka" panggil oik
"abis kamu y marah sih" kta cakka
"yauda aku minta maaf" kta oik, lalu cakka menghadap oik kembali
"nah gitu dong jgn marah" kta cakka lalu mengacak rambut oik
"loh ko jd aku yg minta maaf seharus y kamu tau yg minta maaf"
"iya,iya aku minta maaf jg deh"
"iya, janji nggak kayak gitu lagi"
"nggak janji"
"cakka" oik mencubit lengan cakka
"aww iya,,iya janji" kt cakka jari tangan y membentuk huruf v
"awas aja"
"iya nona oik"
"uda sana pergi bentar temen temen aku datang" kt oik
"yehhh ngusir, nggak ah bete di kamar, lagian skrg masih jam 2an ik" kt cakka, melihat jam yg melingkar di pergelangan tangan y.
"yauda terserah kamu, aku mau tidur" kta oik, lalu mengambil guling y, dan memeluk guling itu dalam posisi tidur *ngebelakangin cakka pastinya
"yehhh yauda aku mau nyanyi" kt cakka seraya mengambil gitar yg terletak di sampingnya dan memainkan y ga jelas
jrenggg,,,jrengg,,,
"na,,na,,na,,na,,na" cakka bersenandung tak jelas, sekitar 10 menit sudah dia nyanyi" ga jelas
"aduh cakka berisik"
"kty mau tidur"
"gmana aku bisa tidur kalau kamu y berisik"
"iya,iya aku diem"
"....." tak lama kemudian cakka berdiri dan ngoprek" meja yg berada disebelah bed oik, dan itu cukup mengganggu oik. lalu oik mengubah posisinya menjadi duduk kembali
"cakka bisa ga sih ga berisik" sentak oik
"iya deh maaf ya nona oik" kta cakka lalu duduk lagi di bed oik dan menghadap oik lagi
"mau kamu apa sih?" tanya oik
"nona oik jangan tidur"
"ya aku ngantuk"
"yauda aku berisik lagi" baru saja cakka akan mengambil gitar y kembali
"eh iya,iya, yauda aku turutin kamu" kta oik sambil menahan lengan cakka
"hehe gitu dong"
"terus mau ngapain?"
"pacaran"
"bolehhh" kt oik bersemangan
"beneran ik?" tanya cakka tak kalah bersemangat
"iya"
"hehe mau ngapain?"
"ciummm" kt oik manja, lalu cakka mendekat kan wajah y ke wajah oik, oik hanya tersenyum, dan oik mengambil sesuatu dr blk punggung y daannn
"muuaachh" oik nempelin(?) boneka y di wajah cakka
"special and first kiss from my doll just for you cakka" lanjut oik, lalu menarik boneka y kembali
"jahat y dirimu nona oik" kt cakka, cemberut
"haha,,, bales dikit gpp kan"
"huh dasar nona pendendam"
"weaakkk :P" oik memeletkan lidah y
"lagian main nyosor aja kayak bebek"
"kan tadi kamu yang minta"
"itu bukan aku yg minta, boneka beruang aku tadi bisikin aku, katanya dia pingin cium kamu, yauda aku turutin" jelas oik, lalu cakka meraba dahi dan leher oik
"kamu masih sehat nona oik"
"sehat walafiat tuan cakka"
"baguslah kalau begitu, saya kira nona oik mengalami gangguan jiwa" kata cakka seraya menggangguk
"maksud tuan cakka apa?" tanya oik sinis (ko jadi kayak drama/sinetron dan sejenisnya)
. lalu cakka mengambil boneka beruang oik itu dan mendekatkan y ke telinga cakka kemudian di perhatikannya boneka itu
"ajak dia ngomong" kt cakka
"tadi kamu pingin cium cakka kan?" tanya oik kpd boneka itu
"iya" jwb oik menggunakan suara anak kecil,seolah-olah ia boneka itu
"gila kamu ik" kt cakka
"haha baru tau ya oik gila" kt oik
"hiiii ga nyangka punya pacar kayak gini" kta cakka brigidik(?)
"woo siapa juga yang mau jd pacar kamu :P" kta oik, memeletkan lidah y
"skrg kamu pacar aku nona oik" kta cakka, tngan y br sja akan mencubit pipi oik tapi oik y malah loncat dr bed dan menjauh dr cakka
"awas kamu nona oik" kt cakka, bergegas mengejar oik
"wlee,,wlee,,wlee,,wlee :P" oik menjulurkan lidah y(again).
cakka terus mengejar oik, dan oik terus melarikan diri (lho?) dan intinya mereka kejar-kejaran dikamar oik sampai loncat-loncat di bed oik.
"aduh udah kka udah aku capek" sambil masih terus berlari
"ga bisa ga bisa aku tetep ngjar kamu"
"okhe ok uhuk.. skrg uda jam 3 cakka, tmn aku mau datangh, nanti kita lanjut laghi" kt oik sembari mengatur nafas y, oik dan cakka diam sejenak dan ngos-ngosan pastinya
"oh tetep ga bisa, lagian tmn kamu kan jam 4an dtg y" dan cakka bergegas mengejar oik lagi, sampai akhirnya oik pasrah kecapean dan menyender di dinding tepat y sebelah pintu kamar
'ting tonggg,,,' bel rumah oik berbunyi tapi itu tidak disadari oleh cakka dan oik
~sementara dibawah~
bibi membukakan pintu
"eh non via,non ify,non shanin" tunjuk bibi satu-atu
"iya bi" kt via
"oik y ada?" lanjut y
"silakan masuk, ada non di kamar y, ke atas aja" kt bibi.
"oh iya makasih bi" lalu sivia,ify dan shanin masuk kedalam rumah oik dan menaiki satu persatu anak tangga, mereka terutama sivia dan ify sudah tau seluk beluk rumah oik. jadi tentu saja mereka tau dimana kamar oik.
~back to CAIK~
'bruk' tangan cakka menempel pd dinding tmpat oik bersandar (posisi: ke-2 tangan cakka nempel di tembok ditengah y kepala oik, jd mereka berhadepan gitu, ngerti ga? bayangin aja lah pokok y :P)
mereka masih mengatur nafas y masing masing *yaiyalahmasingmasing
"capek kka"
"emangh khamuh ajha" blas cakka, nafas y masih tersendat-sendat. oik melihat titik keringat mengucur di pelipis cakka, lalu oik mrogoh saku celananya 'mungkin ada tissu' fikir y dan ditemukannya benda itu. lalu di usap kan pd pelipis cakka yg berkeringat itu
"thanks nona oik" kt cakka. menatap mata oik begitupun oik, memegang tangan oik yg mengelap keringat y itu, diturunkannya tangan itu. tangan cakka kembali ke posisi semula menempel pd tembok. mereka terus bertatapan, hingga cakka merasa terjatuh didalamnya. wajah y mulai mendekat ke wajah oik
"wah mulai nih si cakka" batin oik, tp ia juga merasa nyaman dg mata itu, ia seolah tak bisa melakukan apa apa, tp disisi lain dia juga tak ingin berada di posisi seperti ini. dia merasa serba salah. 5cm sudah kini jarak kedua y. oik ingin mundur, tp bagaimana bisa orang udah mentoktoktok.
'ceklek' pintu kamar oik terbuka perlahan, tapi cakka dan oik tak menyadari itu
"mana oik y" gumam sivia pelan
"ko ga ada sih" lanjut ify. lalu sivia dkk mulai melangkahkan kaki y kedalam kamar oik utk mencari sosok anak itu
"oik cakka" kt shanin, sivia dan ify pun ikut terkejut
"ekhemmm" sivia berdehem keras. itu cukup membuat cakka dan oik terkejut sekejut-kejut y(?) sejadi-jadinya (itu maksud y)
"eh.." cakka salting. lalu melepas kan kedua tangan y yg menempel pd dinding itu dan merapikan rambut y yg sedikit aCAKKAcakan.
"emh aku keluar ya" kt cakka. mengacak rambut oik. oik mengangguk.
sivia?ify?shanin? mereka masih cengo
"woyy"
"pd knp sih?" lanjut oik
"ah enggapp" kt via
"ngapain lu sama dia" tnya via
"ga ngapa2in"
"tadi?" giliran ify bertanya
"oh itu, ngapain ya, emh tadi gua cuma ngelap keringet y doang" lalu mereka duduk di carpet berbulu bergambar panda y oik. dan mengeluarkan buku yg ditugasi oleh bu winda
"emang abis ngapain?" tny via
"main"
"main?" kt sivia heran
"ya, udah deh lupain, gua sm cakka ga ngapa-ngapain kok, gua bisa jaga diri ko vi tenang aja, dan yg gua sm cakka lakuin jg ga akan di luar kewajaran org pacaran kok tenang aja"
"ya gua percaya sama lo" kt via
"siapa namanya? cakka?pacar lu?" tanya ify, merasa tidak asing dg nama itu
"iya, lu kenal fy?" tnya oik
"ah,emm.."
"oh gua tau kalian uda saling kenal pas sekolah di perth kan? lu jg aksel kan fy?"
"ya, mungkin dia cakka kawekas nuraga"
"wahaha iya dia cakka kwekas nrg , cieee ktmu tmn lama nih" kt oik, ify tersenyum paksa
"teman lama dan mantan" batin ify (mantan apa hayoo??wkwk)
lalu bibi masuk membawa nampan yg berisi minuman dan snack
"ini non bibi taruh di meja sini ya" kt bibi. meletakan nampan itu di meja sebelah bed oik
"iya bi makasih" kt oik. bibi keluar kamar oik
"yauda kita mulai ngerjain y jgn ngegosip mulu" kt shanin sinis
"yehhh nyelow dong nin" kt via
"lu mau yg mana ik?" tny via
"gua yg bagian 2 y semua aja deh"
"yauda gua bag 1 semua ya" kt via
"gua yg perbaikan y" kt ify
"lo yg bag 3 shanin" kt oik
"iya"
lalu mereka serius mengerjakan tugas y masing-masing hingga selesai. setelah selesai
"diminum vi,fy,nin" oik menaruh orange jus itu di depan mereka
"thanks ik"
"oik" sebuah suara memanggil nama oik, dan oik menoleh ke sumber suara tentunya
"knp kka?"
"boleh masuk ga aku?"
"engga, pergi kamu" kt oik dg nada jutek y
"huh nona oik mah gitu" lalu cakka berbalik badan
"eh,eh nggak kka bercanda, lagian biasanya jg langsung masuk"
"kan ga sopan"
"oh tau sopan santun toh kamu"
"terserah, jd boleh masuk ga nih?"
"iya, iya" lalu cakka menghampiri oik dkk
"alyssa" kaget cakka(?)
"tuhkan fy bener kt aku kalian uda kenal pasti" kt oik
"kamu kenal deket ga sama ify kka?"
"ify?"
"iya panggilannya ify di sini"
"emh dia, dia,,,
wah si cakka mau jawab apa tuh, lagian knp harus bingung jawabnya coba, oikan jg bukan pacar asli y mereka cuma bersandiwara, ada apa ya dg cakka....
tunggu next part :)
ok itu part 3 y, maaf jelek,gaje,pendek,atau apalah :D
~keep read
berawal dari sandiwara.. kayaknya menarik tuh judulnya.. ayo lanjut lagi yaa..
BalasHapusnumpang promo yaa.,
obat kista tradisional.
obat pelangsing herbal